Prediksi Cristian Carrasco untuk Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina

Pada laga ini, Julian Alvarez dkk dituntut untuk bisa mengeluarkan karakter asli tim Tango di dalam lapangan jika ingin meraih kemenangan.
Mainkan Gaya Latin
Carrasco mengatakan Argentina harus menerapkan gaya bermain Amerika Latin yang memainkan emosi lawan guna mengacaukan permainan La Furia Roja.
Pasalnya, Spanyol menjadi salah satu tim yang bermain paling rapih sepanjang Piala Dunia 2026 dengan baru kebobolan satu gol.
"Kalau saya lihat, permainan Argentina itu baru keluar aslinya ketika kemarin bertemu Inggris, baru muncul Argentina-nya yang main seperti timnas dari Amerika Latin," ucap Carrasco.
"Dari awal pemain Argentina mulai ganggu pemain lawan supaya kehilangan konsentrasi. Bukan bermain kasar tetapi berhasil bikin pemain-pemain dari Inggris juga terpancing."
"Itu yang bisa terjadi di final nanti, mungkin Argentina akan mengganggu Pedri dan Lamine Yamal, mirip seperti ketika melawan Inggris supaya Lamine atau supaya Pedri mulai emosi," tutur pemain yang terkenal dengan selebrasi menggunakan masker Spiderman ini.
Kelayakan Kedua Tim
Terlepas dari hal tersebut, Carrasco menilai kedua tim memang layak untuk menembus final dari turnamen empat tahunan tersebut di edisi 2026 ini.
Selain keduanya merupakan juara di masing-masing kontinental, Argentina dan Spanyol memiliki keunggulan secara permainan.
Spanyol kuat dalam penguasaan bola. Sementara, tim Tango unggul secara mentalitas juara seperti yang ditunjukkan ketika menghadapi Inggris di partai semifinal.
"Kedua tim bisa dibilang sama-sama bagus. Spanyol punya penguasaan bola lebih bagus, tapi mental Argentina juga sangat bagus," ujar Carrasco.
"Menurut saya peluangnya 50-50 karena ini memang final yang mempertemukan dua tim yang terbaik yang diperkuat dua pemain terbaik," jelas eks pemain yang antara lain pernah memperkuat Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang ini.
Andai La Furia Roja keluar sebagai pemenang, ini akan menjadi trofi Piala Dunia kedua mereka setelah 2010 silam.
Sedangkan, Argentina akan menyamai prestasi Italia dan Jerman yang sama-sama empat kali juara jika mereka mampu menjadi kampiun di edisi 2026.
Sebelumnya: Diterpa Longsor, Masjid hingga Rumah Warga di Gegerkalong Bandung Hancur
Selanjutnya: Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Artikel Terkait
- Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG
- Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024
- Pakai Obat Keras Ilegal hingga Sabu, 3 Orang di Bogor Ditangkap
- Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
- Eddy Soeparno Dukung Implementasi B50 Perkuat Kemandirian Energi RI
- Lamine Yamal Rogoh Ratusan Miliar untuk Rumah Bekas Pique-Shakira
- [POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
- Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
