Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia

Dugaan tabrak lari terjadi di Jalan AH Nasution, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026) dini hari.
Korban merupakan seorang pejalan kaki berinisial TOS (81), yang meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry menyampaikan bahwa persitiwa ini terjadi pada 04.52 WIB.
Saat kejadian, kendaraan minibus yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah barat menuju timur di Jalan AH Nasution.
Pada waktu yang bersamaan, korban yang merupakan warga kelurahan Karang Pamulang itu berjalan menyebrang jalan dari arah utara menuju selatan.
Setibanya dilokasi kejadian, minibus tersebut menabrak korban hingga mengalami luka berat.
Korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Hermina Arcamanik Kota Bandung.
Namun, ia dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
"TOS mengalami luka, diberikan perawatan medis di RS Hermina arcamanik Bandung dan kemudian meninggal dunia dalam perawatan," kata Fiekry dalam pesan singkatnya, Rabu (15/7/2026).
Hingga saat ini, identitas pengemudi dan kendaraan yang terlibat kecelakan belum diketahui.
Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Fiekry menyebut bahwa korban diduga merupakan tabrak lari. Unit Gakkum masih melakukan pencarian terhadap pengendara mobil yang tak diketahui identitasnya tersebut.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, faktor manusia maupun kendaraan yang menyebabkan kecelakaan masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
Polisi berencana melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan menggelar perkara awal sebagai bagian dari proses penyelidikan kasus tersebut.
Sebelumnya: Gempa M 7,3 Guncang Meksiko
Selanjutnya: Sekolah Sepi vs Sekolah Antre: Pakar Ungkap Alasan Orangtua Pilih Sekolah Bukan Lagi Jarak
Artikel Terkait
- Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
- Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
- Pemerintah Sediakan KUR Rp 300 Triliun untuk UMKM, Sudah Tersalur Hampir 60 Persen
- Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
- Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi
- Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
- Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Pakai 9 Lapis Baju
- Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
