Terlibat Begal Motor, Pelajar SMP di Cianjur Ditangkap

Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita barang bukti berupa dua bilah celurit, dua unit sepeda motor, dan sebuah jaket hitam.
Beraksi Bertiga
Fajri mengatakan, aksi dugaan pencurian dengan kekerasan itu dilakukan oleh tiga orang. Satu orang telah diamankan, sedangkan dua lainnya masih diburu.
Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah toko serba ada di Kecamatan Sukaluyu. Saat itu korban tengah berkumpul bersama sekitar sembilan temannya pada dini hari.
Sekitar pukul 04.14 WIB, tiga orang yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor mendatangi lokasi. Mereka kemudian mengancam korban dan teman-temannya menggunakan senjata tajam.
Korban bersama teman-temannya kemudian berlari menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motor yang terparkir di lokasi.
Terekam CCTV
Setelah situasi dinilai aman, korban kembali ke lokasi. Namun, sepeda motor miliknya telah hilang.
Menurut Fajri, para pelaku diduga membawa kabur kendaraan korban setelah mengancam dan mengejar korban hingga meninggalkan lokasi.
"Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, kendaraan tersebut dibawa kabur oleh pelaku," ujarnya.
Saat ini, remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polres Cianjur. Polisi juga terus memburu dua terduga pelaku lainnya.
Atas dugaan perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 479 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.
Sebelumnya: Tinggalkan Motor di TKP Saat Beraksi, Pelaku Curanmor di Bekasi Ditangkap
Selanjutnya: Inilah Wujud Cincin Juara Piala Dunia 2026, Tiru Olahraga Amerika Utara
Artikel Terkait
- Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
- Chelsea Islan Melahirkan Anak Pertama
- Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
- Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Kejagung Pelajari Alat Bukti dari Polri
- 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
- Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
- Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa
- Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
