Viral Diduga Konflik Antartetangga di Gambir hingga Pria Digotong Paksa

Video seorang pria digotong paksa sejumlah pria lain di Gambir, Jakarta Pusat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus konflik tetangga ini.
"Informasinya yang saya dapat, tetanggaan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakpus, AKP Erlyn Sumantri, Kamis .
Dalam video yang beredar di medsos, tampak ada tiga pria yang menggotong korban. Pria bercelana pendek mengangkat kedua kaki korban dan dua pria lain mengangkat kedua tangan korban.
Terlihat korban yang mengenakan helm tersebut digotong tiga pria tersebut ke arah ujung gang. Tampak korban sempat ditendang pria beruban yang mengenakan celana pendek merah.
Seorang wanita sempat ikut bersama tiga pria yang menggotong korban, tapi tidak sampai ujung gang. Disebutkan, para terduga pelaku berstatus satu keluarga.
Korban sempat berontak tapi tetap digotong paksa hingga jarak sekitar 100 meter. Polisi masih meminta keterangan kepada saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti lain.
"Masih proses penyelidikan, kasus berlanjut, keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Gambir," katanya.
Perselisihan itu dipicu pihak terduga pelaku yang tersinggung saat korban membunyikan klakson. Peristiwa keributan itu terjadi akhir tahun lalu.
"Betul, ketersinggungan karena korban bunyikan klakson," ucapnya.
Lihat juga Video: Gegara Konflik, Akses Rumah Janda di Kudus Ditutup Tetangga
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kapan Manusia Pertama Kali Menyadari Ada Dinosaurus?
Selanjutnya: Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah
Artikel Terkait
- MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
- Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
- From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi
- Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
- Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
- Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung
- Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak
- Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini
