Pengunjung Nilai Konser Akbar Monas Jadi Sarana Kenalkan Budaya ke Anak

Konser Akbar Monas 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi warga yang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026) malam.
Sejumlah pengunjung menilai pertunjukan musik tradisional dalam acara tersebut menjadi sarana mengenalkan budaya kepada anak-anak.
Sejak pukul 18.30 WIB, kawasan Silang Tenggara Monas dipenuhi pengunjung yang datang bersama keluarga, pasangan, maupun teman.
Mereka duduk lesehan di atas rumput, sebagian membawa tikar untuk menikmati pertunjukan.
Pada pembukaan konser, panitia menampilkan berbagai musik tradisional yang dipadukan dengan tarian khas dari sejumlah daerah.
Salah seorang pengunjung, Rika (35), mengaku awalnya hanya berniat mengajak keluarganya berjalan-jalan ke Monas.
"Pas ke sini, ternyata lagi ada konser. Ya udah sekalian nonton aja deh," kata Rika saat ditemui Kompas.com, Sabtu malam.
Menurut warga Kalimalang, Jakarta Timur, itu, pertunjukan musik daerah dalam konser tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak yang ikut menonton.
"Terus jadi rame. Edukasi juga, itu lagu-lagu daerah kan buat mengedukasi anak-anak," ujarnya.
Pengunjung lain, Yanwar (37), mengatakan dirinya memang sengaja datang ke Monas setelah mengetahui informasi mengenai Konser Akbar 2026 dari media.
"Awalnya tau acaranya ini dari media, terus kebetulan lagi libur kerja, saya ajak anak dan istri sekalian jalan-jalan," tuturnya.
Usai menyaksikan konser, Yanwar berencana menghabiskan waktu bersama keluarganya dengan berburu kuliner di sekitar Monas.
"Habis ini mau kulineran, mau cari makan ini sama anak dan istri," katanya.
Sementara itu, Sarah Astuti (27) mengaku tidak mengetahui adanya konser saat datang ke Monas bersama kekasihnya.
"Cuma mau jalan-jalan aja sih, terus pas sampai sini ramai, enggak taunya ada acara," ujar Sarah.
Sarah dan kekasihnya kemudian memilih duduk di atas rumput sambil menikmati camilan yang mereka bawa dari rumah sembari menyaksikan jalannya konser.
Konser Akbar Monas 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Sebelumnya: Pencarian 25 Korban KM Nurul Salsa yang Hilang Diperluas hingga 448 Mil Laut Persegi
Selanjutnya: 1 Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia Medan
Artikel Terkait
- Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi
- Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
- Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
- Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur
- Kronologi Kecelakaan Maut Sibolangit, Diduga Akibat Rem Blong
- Trump Sebut Bakal Beri Tarif ke Kanada Gara-gara Asap Kebakaran Hutan
- Intelijen Endus Ancaman Rusia, Negara NATO Ini Mendadak Siaga
- Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
