Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Usai Tercebur Sumur 15 Meter

Nasib tragis dialami bocah berusia 4 tahun di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Korban anak laki-laki berinisial AP tewas setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter.
Dikutip dari akun Instagra Humas Polres Metro Bekasi, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat . Polsek Serang Baru bersama Damkar meluncur ke lokasi setelah mendapatkan informasi adanya bocah yang tercebur ke dalam sumur.
"Petugas tiba di lokasi dan mendapati sumur sedalam sekitar 15 meter dengan kondisi minim oksigen," demikian keterangan Humas Polres Metro Bekasi, dikutip detikcom, Sabtu .
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas mengerahkan alat penyedot air dan perlengkapan oksigen mengingat dalamnya sumur tersebut.
Setelah beberapa saat korban berhasil dievakuasi. Sayangnya, nyawa korban tidak terselamatkan.
"Korban berinisial AP, anak laki-laki berusia empat tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia," lanjut Humas Polres Metro Bekasi.
Tim Identifikasi Satreskrim Polres Metro Bekasi dan Unit Reskrim Polsek Serang Baru kemudian melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara. Hasil pengecekan awal menunjukkan bibir sumur cukup rendah, hanya ditutup papan GRC, serta tidak dilengkapi pagar pengaman.
"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi melalui surat pernyataan resmi," tuturnya.
Guna menghindari kejadian serupa, pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat memasang penutup dan pagar pengaman yang kokoh pada sumur maupun lokasi berbahaya, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
Sebelumnya: Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
Selanjutnya: Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan
Artikel Terkait
- Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
- Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
- Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin
- Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar
- Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret
- HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
- Polisi Tangkap Pengedar Upal di Tangerang, Duit Palsu Rp 68 Juta Disita
- PayLater Bukan Uang Tambahan, Waspadai Risiko di Baliknya
