Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026

Riau Bhayangkara Run 2026 yang akan diselenggarakan pada Minggu, 19 Juli 2026 tidak hanya diikuti oleh pelari dewasa. Sejumlah pelari cilik juga ikut memeriahkan event lari terbesar se-Sumatra ini.
Salah satunya ada Aira, bocah Sekolah Dasar Taruna Islam, Pekanbaru. Aira datang ke GOR Gelanggang Remaja, Jumat untuk pengambilan body identification number dan racepack.
Tak sendiri, Aira hadir bersama kakaknya yang juga ikut mendaftar di Riau Bhayangkara Run. Aira penuh semangat mengambil Bib dan racepack.
Dia akan mengikuti Riau Bhayangkara Run 2026 untuk kategori 5K. Aira penuh antusiasme mengikuti lomba lari untuk meraih medali.
Dengan penuh semangat, Aira memperlihatkan merchandise unik dari RBR 2026. Yakni boneka gajah dan bibit pohon.
"Ada yang unik di souvenir Riau Bhayangkara Run lho gaes, yaitu boneka Nona Seroja dan di belakang tasnya ini ada bibit pohon gaes," kata Aira.
Aira terlihat senang mendapatkan bibit pohon sebagai merchandise. Ia berharap bibit pohon tersebut akan tumbuh dan memberikan manfaat.
"Semoga bibitnya ini bisa tumbuh dan bermanfaat bagi kita semua ya," tuturnya.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung memantau kegiatan pengambilan Bib dan racepack RBR 2026 yang digelar mulai hari ini sampai dengan Sabtu besok. Kapolda memastikan seluruh peserta mendapatkan merchandise berupa boneka gajah Nona Seroja dan bibit pohon sebagai simbol bahwa RBR 2026 ini bukan sekadar lomba lari biasa, tetapi gerakan untuk melindungi alam dan satwa serta ekosistem di dalamnya.
Ribuan peserta telah mengambil racepack dan Bib hari ini sebagai persiapan untuk berlari di Riau Bhayangkara Run 2026. Kegiatan ini turut menghadirkan stan UMKM.
Sebelumnya: Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo
Selanjutnya: Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
Artikel Terkait
- Wapres AS Blak-blakan, Sebut Epstein Punya Koneksi ke Mossad dan CIA
- "Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya
- Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
- Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan
- Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
- Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
- Honda Bicara Soal Target Motor Listrik Pemerintah 2030
- Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
