Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

Ia melanjutkan, area tersebut menjadi salah satu spot diving wisatawan. Selain itu, nelayan juga biasa melintas di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan, secara ekologis, buaya muara merupakan predator puncak semi-akuatik yang memiliki kemampuan berenang dalam jarak jauh. Satwa ini juga dapat berpindah antar-pulau mengikuti dinamika habitat, ketersediaan pakan, maupun perilaku alaminya.
"Spesies ini juga diketahui memiliki kemampuan melakukan migrasi lintas perairan, termasuk dari wilayah Australia menuju Nusa Tenggara. Kemunculannya diduga merupakan bagian dari pergerakan alami satwa di luar habitat utamanya," terang Hendrikus.
Ia melanjutkan, BTNK akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait terutama Balai Besar KSDA NTT terkait keberadaan satwa tersebut. Hal ini sebagai bagian dari upaya monitoring satwa liar di kawasan dan perairan sekitarnya.
Sebelumnya: 5 Trik Membuat Es Kopi Rumahan Lebih Enak, Tak Perlu Mesin Espresso
Selanjutnya: BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
Artikel Terkait
- Zulhas Ungkap KDKMP Sekaligus untuk Salurkan Bantuan dan Barang Subsidi
- Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
- Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu
- Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
- 5 Trik Membuat Es Kopi Rumahan Lebih Enak, Tak Perlu Mesin Espresso
- Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
- Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
- Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
