Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel

Pihaknya memiliki tujuan untuk memberi efek jera. Namun tidak mengesampingkan sisi mendidik anak supaya berkegiatan positif. Balap liar di Situbondo marak terjadi saat malam hari.
"Kami bukannya ingin memberatkan wali murid tetapi ini sisi mendidik kami supaya anak lebih baik," katanya.
Pemkat Situbondo berencana akan menyita kendaraan yang digunakan untuk balap liar dalam waktu yang panjang.
"Rencana kedua menyita dan menilang kendaraannya, biar lama tidak apa-apa supaya ada efek jera," katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepada sekolah. Setiap sekolah memiliki Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tentang disiplin dan pendidikan setiap murid. Jika murid sudah sangat menyusahkan maka pihak sekolah diperbolehkan mengeluarkan murid tersebut.
"Ada KSP setiap sekolah, jika murid itu sudah diberi peringatan berkali-kali tidak mau maka sekolah boleh mengeluarkan murid tersebut," katanya.
Sebelumnya: Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
Selanjutnya: Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
Artikel Terkait
- Toyota Usul Standardisasi Komponen buat Lawan Mobil China
- Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
- Cerita Ibra, Bocah Kelas 6 SD di Boyolali yang Dapat Penghargaan Internasional Usai Temukan "Bug" NASA
- Hakim Lerai Debat di Sidang Eks Ketua Ombudsman: Terserah Saksilah
- Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1
- Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
- Kasus Asusila Anak Meningkat di Madura, Khofifah Minta Sekolah Batasi Penggunaan "Gadget"
- Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas
