PetroChina Bangun Jalan Beton 1,96 Km di Geragai, Akses Warga Membaik

Akses Warga dan Distribusi Hasil Perkebunan
Setelah jalan selesai dibangun, akses masyarakat dinilai menjadi lebih aman dan nyaman. Perbaikan infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung kelancaran mobilitas warga serta distribusi hasil perkebunan.
Salah seorang warga, Sutrisno, mengatakan kondisi jalan sebelumnya menjadi hambatan bagi masyarakat, terutama petani yang mengangkut hasil panen.
"Dulu lubangnya besar-besar. Kalau hujan air menggenang sampai sulit diketahui mana lubang dan mana badan jalan," kata Sutrisno.
"Mobil pengangkut sawit harus berjalan pelan, bahkan kadang kesulitan melintas. Saat kemarau, debunya juga sangat tebal. Sekarang masyarakat senang karena jalannya sudah dibeton sehingga lebih aman dan nyaman dilalui," lanjutnya.
Pemerintah Harapkan Pembangunan Berlanjut
Camat Geragai Iduar Aidi mengapresiasi kontribusi SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd. yang dinilai membantu pembangunan infrastruktur daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Menurut dia, kolaborasi dengan dunia usaha memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya infrastruktur yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.p
"Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah," kata Iduar.
"Kami berharap pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan secara bertahap sehingga akses di wilayah Geragai semakin baik dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," lanjutnya.
Ia juga berharap pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi hasil perkebunan masyarakat semakin lancar, serta aktivitas perekonomian masyarakat terus meningkat.
Melalui program PPM tersebut, PetroChina International Jabung Ltd. bersama SKK Migas menyatakan terus berkomitmen mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah operasinya melalui program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya: Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
Selanjutnya: Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
Artikel Terkait
- Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
- Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
- Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
- Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
- Blue Bird Gandeng Innova Zenix Hybrid, Angkat Bicara Soal Kritik
- Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
- Daftar Haji 2027 Diumumkan, ASN Diminta Bangun Komunikasi dengan Calon Jemaah
- Saya Coba Asus Vivobook Go 14, Laptop "Ganteng" dengan Port Lengkap untuk Pelajar
