2 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sekitar 1 menit 31 detik.
Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro menjelaskan bahwa letusan tersebut menghasilkan tinggi kolom abu mencapai 300 meter.
"Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke arah barat dan barat laut," ujar Herman.
Herman mengimbau masyarakat sekitar mengenakan alat pelindung agar terhindar dari paparan abu vulkanik.
Ia juga menegaskan tingkat aktivitas gunung api bertipe strato ini berada pada level III siaga.
Tak lama berselang, Gunung Ile Lewotolok mengalami erupsi pada pukul 16.07 Wita.
Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 600 meter di atas puncak sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara dan barat.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33.2 mm dan durasi sekitar 1 menit 2 detik," ujar Stanislaus Ara Kian petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Jumat.
Stanislaus menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Ile Lewotolok berada pada level II waspada.
Ia juga mengimbau masyarakat sekitar maupun wisatawan tidak memasuki dan melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari pusat gunung.
Sebelumnya: Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
Selanjutnya: Pemerintah Sediakan KUR Rp 300 Triliun untuk UMKM, Sudah Tersalur Hampir 60 Persen
Artikel Terkait
- Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
- Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
- Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami
- Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
- Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan
- Lu Punya Otak, Enggak?
- Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil
- DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
