Pemkab Flores Timur Siapkan 3 Ton Beras untuk Korban Bentrok 2 Desa di Adonara

Meski demikian, Ignas menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya mencari jalan damai agar tragedi yang terjadi segera berakhir.
“Sikap kita jelas. Kita tidak berhenti untuk fasilitasi (kedua pihak), dan untuk urusan kemanusiaan khusunya bantuan seperti beras, kita akan salurkan,” katanya.
3 Kali Konflik
Berdasarkan catatan Kompas.com, bentrokan kedua desa ini sudah tiga kali terjadi selama tahun 2026.
Bentrokan pertama terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026. Saat itu, bentrokan menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar, dan beberapa warga terluka.
Berselang dua bulan, bentrokan kembali terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak enam rumah terbakar dan enam warga terkena tembakan peluru rakitan.
Bentrokan kembali pecah pada Sabtu, 18 Juli 2026. Sebanyak tiga orang tewas, lima orang terluka, dan puluhan rumah dibakar.
Sebelumnya: Polemik Twibbon Vulgar MPLS, Kurangnya Pemahaman Batasan Bermedsos dan Pendidikan Karakter
Selanjutnya: BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci
Artikel Terkait
- Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik
- Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
- Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
- Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
- Drone Laut Ukraina Tenggelamkan Kapal Rusia, Dekat Istana Putin
- KPK Dorong Negara Biayai APK Peserta Pemilu
- Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
- Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
