Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal

Wakil Bupati Flores Timur, Igans Boli Uran, menegaskan bahwa pemrintah telah bekerja maksimal untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di antara warga Desa Narasaosina dan warga Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ignas mengungkapkan bahwa bentrokan antar dua desa tersebut sudah terjadi berulang kali.
Sebelumnya, bentrokan terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026. Saat itu, bentrokan menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar, dan beberapa warga terluka.
Berselang dua bulan, bentrokan kembali terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak enam rumah terbakar dan enam warga terkena tembakan peluru rakitan.
Bentrokan kembali pecah pada Sabtu, 18 Juli 2026. Sebanyak tiga orang tewas, lima orang terluka, dan puluhan rumah dibakar.
Ignas menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memfasilitasi berbagai pertemuan antara kedua belah pihak yang sejak beberapa bulan lalu.
Hanya saja, menurut dia, masyarakat tidak memiliki kesadaran dan komitmen untuk mengakhiri konflik.
"Bupati turun ke kedua desa, kemudian pertemuan di kantor Bupati. Setelah itu, kita coba membangun mediasi," ujar Ignas saat dihubungi, Minggu (18/7/2026).
"Jadi, kalau tanya apa upaya pemerintah, proses mediasi sudah sangat maksimal," katanya lagi.
Menurut Ignas, konflik antara dua desa tersebut dipicu oleh persoalan tanah.
Dia menambahkan, pemerintah tetap berupaya untuk melakukan mediasi kedua pihak, termasuk memberikan bantuan kepada para korban.
"Perang tidak akan menyelesaikan masalah, mari kita selesaikan persoalan ini secara damai," tandasnya.
Sebelumnya: Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka
Selanjutnya: Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
Artikel Terkait
- Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
- Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS
- Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
- Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
- Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
- Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
- Viral Kopdes Merah Putih Malang di Seberang Telaga, Kades Sebut Sengaja Diambil dari Sudut Tertentu
- Polisi Selidiki Ledakan di Grand Polonia Medan, Diduga Akibat Pipa Gas Bocor
