Cerita Pasutri Asal Tangerang Rutin Ikut Event Lari demi Jaga Keharmonisan Rumah Tangga

Tak jarang, pekerjaan kantor membuat keduanya merasa lelah dan sangat stres.
Oleh karena itu, setiap Sabtu dan Minggu, keduanya mencari kegiatan yang menyehatkan sambil menikmati waktu berdua, yakni mengikuti event lari.
Dian dan suaminya tak hanya mengikuti event lari di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia, seperti Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.
Event marathon terbesar yang pernah diikuti keduanya adalah lomba lari sejauh 30 kilometer di Yogyakarta.
Selain menyehatkan, pasutri itu memilih olahraga lari karena dinilai murah dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.
"Paling murah terus paling bisa terjangkau. Event-nya juga banyak sekali event lari, jadi terjangkau," jelas Ari.
Ia mengatakan, saking sukanya dengan olahraga tersebut, kini pada hari kerja pun keduanya menyempatkan diri untuk berlari bersama.
"Kita sering setiap minggu pasti ikut event lari, terus weekday-nya juga lari, paling ya tiga hingga lima kilo. Kalau weekend baru kita ikut event lari semacam ini," ucap dia.
Ari mengatakan, di usianya yang sudah menjelang 50 tahun, olahraga lari menjadi kegiatan yang menyehatkan.
Di sisi lain, ia ingin membuktikan bahwa berbagai event lari bukan hanya bisa dinikmati oleh kaum muda, melainkan juga oleh orang-orang seusia mereka.
Sebelumnya: Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final
Selanjutnya: AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
Artikel Terkait
- Promo Superindo Periode 17-19 Juli 2026, Telur Harga Spesial Mulai Rp 26.000
- Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global
- Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
- Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
- Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus
- Napi Lapas Banyuwangi Pesan Sabu, Janjikan Rp 500.000 ke Pengantar
- Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
