Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih

Menteri Sosial , Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran bantuan sosial melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Skema tersebut akan diuji cobakan di sejumlah daerah.
Hal itu disampaikan Gus Ipul usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Rabu . Untuk diketahui, saat ini Kemensos menyalurkan dua bantuan sosial yakni bantuan pangan non tunai dan bantuan Program Keluarga Harapan .
Kedua program tersebut merupakan bantuan dalam bentuk transfer tunai. Ke depan, kata dia, penyaluran kedua program bansos tersebut akan diupayakan melalui Kopdes Merah Putih. Menurutnya, koperasi nantinya akan memiliki berbagai gerai layanan, termasuk gerai perbankan Himpunan Bank Milik Negara , yang dapat mendukung proses penyaluran bantuan.
"Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopres-Kopres, karena di Kopres nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari Bank Himbara," kata Gus Ipul.
Gus Ipul mengatakan rencana tersebut telah mulai dikoordinasikan lintas pihak. Saat ini pemerintah juga tengah menguji coba implementasinya di beberapa wilayah pada Agustus mendatang.
"Sudah mulai dikoordinasikan kan. Nanti ini sekarang lagi diuji cobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan nanti targetnya, ya katanya tadi kira-kira di Agustus ini akan dicoba," ujarnya.
Menurut Gus Ipul, fokus pemerintah saat ini adalah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar implementasi program strategis, termasuk Kopdes Merah Putih, semakin diperkuat.
"Jadi, yang penting hari ini adalah menerima arahan Presiden, bagaimana program strategis ini diperkuat dan dipertajam implementasinya," ujarnya.
"Menurut saya, arahan Presiden cukup jelas dan Insyaallah ini nanti kalau sudah memang semuanya siap ya, infrastrukturnya siap, sumber daya manusianya siap, komoditasnya siap," lanjut Gus Ipul.
Sebelumnya: Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
Selanjutnya: Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
Artikel Terkait
- Ahli TPPU Beberkan Modus Perkara 3 Korupsi yang Jerat Febrie Adriansyah
- Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
- [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara
- IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
- Berapa Harga Rumah Subsidi Sesuai Aturan Terbaru?
- Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
- Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
- Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
