Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari

Pemerintah Kota Depok tengah menyiapkan pengolahan sampah dengan mekanisme biologis di tempat pembuangan akhir Cipayung. Pengolahan yang disiapkan berupa Refuse-Derived Plant .
"Jadi yang sedang kami lakukan, ada upaya dari hulu sampai ke hilir. Nah untuk di hilir, kami memang saat ini sedang berupaya membangun pengolahan sampah dengan mekanisme biologis, yaitu RDF plant di Cipayung ini sendiri, dengan kapasitas 500 sampai 1.000 ton per hari," kata Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah kepada wartawan di TPA Cipayung, Jumat .
Chandra juga menegaskan TPA Cipayung kini tak lagi menerima open dumping atau pembuangan terbuka. Dia menyebut sudah ada tanda dari Kementerian Lingkungan Hidup yang dipasang di depan TPA.
"Secara administratif sebenarnya TPA ini sudah ditutup ya , sudah ada plang dari Kementerian Lingkungan Hidup. Dan hanya secara teknis kan kami masih diberikan waktu untuk membangun pengolahan sampah di sini," katanya.
Terkait dengan pembangunan RDF, Chandra mengatakan pihaknya sudah menandatangani nota kesepahaman dengan pihak ketiga. Tahapan yang dilalui Pemkot Depok saat ini adalah proses pembahasan untuk perjanjian kerja sama tersebut.
"Saat ini kita sudah MoU dengan pihak ketiga dan saat ini sudah mau proses pembahasan untuk perjanjian kerja sama," katanya.
Sebelumnya, kebakaran di TPA Cipayung terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan titik api berasal dari timbunan bawah sampah.
"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30 WIB, ya. Dari bawah kayaknya ," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .
Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Dia menyebut penyebab kebakaran masih diinvestigasi.
"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya
Simak juga Video 'Suasana Terkini Kebakaran TPA Cipayung, Api Sudah Padam':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Selanjutnya: Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
Artikel Terkait
- Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
- Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
- Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
- Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
- Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
- Kementrans Raih WTP Perdana, Mentrans Tekankan Transparansi Kelola Anggaran
- Viral Pencabulan Bocah Modus Ajak Main Game, Pelaku Ditangkap
- Irak-Suriah Bangun Lagi Pipa Minyak, Siapkan Jalur Alternatif selain Selat Hormuz
