Kasus Pria Gendong Bayi yang Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar Berakhir Damai

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (15/7/2026) malam.
Saat itu, pelaku dipergoki karyawan minimarket ketika diduga mencuri sejumlah produk kosmetik.
Rahmad mengatakan, terduga pelaku telah mengganti kerugian yang dialami pihak minimarket dengan nilai sekitar Rp 200.000.
Menurut dia, barang yang sempat dicuri merupakan produk kosmetik dengan harga yang relatif murah.
"(Yang dicuri) barang-barang yang nggak itu, barang-barang yang murah, Rp 20.000-an," ungkap dia.
Rahmad tidak menjelaskan secara rinci alasan pelaku nekat mencuri kosmetik sambil menggendong bayi. Namun, ia memastikan pihak korban tidak melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum.
"Korbannya juga sama sekali tidak menuntut," katanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, pelaku diduga melakukan pencurian karena alasan ekonomi.
"Yang pasti karena faktor ekonomi," ucap dia singkat.
Sebelumnya, kasus ini viral di media sosial setelah video kejadian diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar.
Dalam video tersebut, seorang pria yang menggendong bayi terlihat diperiksa oleh sejumlah karyawan minimarket setelah diduga mencuri kosmetik.
Pria yang mengenakan topi dan kaus berwarna merah itu tampak diminta mengeluarkan isi kantongnya oleh karyawan minimarket.
Berdasarkan narasi yang beredar, pria tersebut diduga kedapatan mencuri sejumlah produk kosmetik sebelum akhirnya dipergoki oleh karyawan minimarket.
Sebelumnya: Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
Selanjutnya: Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
Artikel Terkait
- Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
- Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
- Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
- Perselisihan Berujung Penusukan Pria di Jakbar, Polisi Tangkap Pelaku
- OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
- Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
- Polisi Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bocah Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri
- Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan
