Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Menhub Optimalkan Pelabuhan Tanjung Wangi dan Celukan Bawang

“Beberapa alternatif solusi sudah kami persiapkan dan kami diskusikan tadi. Harapannya bahwa kepadatan yang terjadi pada penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada tahun ini bisa terselesaikan,” kata Dudy di Surabaya, Rabu.
Kemenhub siapkan pelabuhan di sekitar Ketapang-Gilimanuk
Ke depannya, pusat penyeberangan tidak hanya dipusatkan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Namun, pelabuhan sekitar seperti Pelabuhan Jangkar Situbondo, Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dan Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng akan dioptimalkan.
“Tadi juga kami membahas walaupun tidak masuk wilayah Jawa Timur, kami membahas karena ini terkait dengan penyeberangan. Beberapa langkah yang akan kami lakukan berkaitan dengan penyeberangan ini untuk wilayah Gilimanuk,” jelasnya.
Beberapa pelabuhan tersebut akan ditingkatkan kapasitasnya agar dapat digunakan kapal-kapal besar.
“Harapannya kita bisa mengurai kepadatan yang terjadi di Ketapang-Gilimanuk pada event-event tertentu, baik Nataru maupun Lebaran,” terangnya.
Sebagai informasi, Pelabuhan Tanjung Wangi terletak hanya 2 kilometer dari Pelabuhan Ketapang.
Saat ini, pelabuhan itu hanya melayani kargo peti kemas, barang curah dan penyeberangan penumpang lintas pulau, termasuk rute reguler menuju Lombok dan wilayah kepulauan Madura.
Sementara Pelabuhan Calukan Bawang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali. Pelabuhan Celukan Bawang melayani kapal kargo, kapal pesiar internasional dan pelayaran.
Sebelumnya: Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Selanjutnya: Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga Keamanan
Artikel Terkait
- Kortas Tipikor Sita Aset Rp 14,4 M di Kasus Korupsi Modal Proyek Batu Bara
- Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
- Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
- Dampak Regrouping Sekolah Tanpa Kajian Matang, Guru Honorer hingga Siswa Miskin Terancam
- Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan
- Penarikan Manfaat JHT BPJS Ketenagakeraan Bisa Kena Pajak Progresif, Simak Aturannya
- Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
