Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit

"Ratusan tahun mereka datang mengambil kekayaan kita, dan sampai hari ini pun ada negara-negara yang selalu ingin ambil kekayaan kita dan membiarkan rakyat kita miskin. Itu kita tidak terima," imbuh Prabowo.
Eks Menteri Pertahanan ini pun mengucapkan terima kasih ke semua unsur yang terus bersatu membangun Indonesia.
Prabowo menekankan, persatuan adalah kunci untuk mengamankan dan menguasai kembali semua kekayaan bangsa Indonesia.
"Kita akan dilawan. Tapi itu risiko. Ratusan tahun kita ingin merdeka. Ratusan tahun kita ingin hidup baik, ratusan tahun. Dan kita merdeka melalui perjuangan, melalui darah, keringat, dan air mata," kata Prabowo.
Selain itu, Kepala Negara menekankan Indonesia adalah negara yang bersahabat dengan semua negara.
Oleh karena itu, seluruh elemen dalam negeri juga harus bersatu, terutama mereka yang di pemerintahan.
"Kita tidak mau memusuhi siapa saja. Saya katakan kita mau bersahabat dengan semua kekuatan, semua negara. Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu," kata dia.
Di samping itu, Prabowo juga menegaskan bahwa ia tidak akan menoleransi para koruptor yang mencuri uang rakyat.
"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan dan tindakan-tindakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan, tindakan penyelundupan, kegiatan tambang ilegal, kegiatan perkebunan ilegal, kegiatan perikanan ilegal, permainan-permainan dagang yang ilegal akan ditertibkan.
"Pekerjaan kita besar, tapi insya Allah dengan tekad, dengan hati, dengan kehendak, kita akan mencapai yang kita inginkan," imbuh dia.
Sebelumnya: Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
Selanjutnya: KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis John Field di Kasus Suap Bea Cukai
Artikel Terkait
- RW di Kalideres Jakbar Buka Sayembara Rp 10 Juta Buru Pencuri 5 Tabung Gas
- Minum Kopi Setiap Hari? Ahli Gizi Ungkap Manfaat dan Risikonya
- Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan
- IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya
- Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
- Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
- Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
- Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
