Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Menurut Eri, perempuan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut sudah tidak lagi beraksi.
Koordinasi dengan Polisi
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaannya.
"Kami bekerja sama terus dengan Siber di Polda Jatim, juga di Polres untuk terus mencari. Karena saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," ujarnya.
Eri meminta perempuan tersebut menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya berharap umi-umi, njenengan di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pedagang dapat berjualan di CFD tanpa dipungut biaya.
"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis. Saya berharap juga pedagang kalau sudah selesai, mohon dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya: Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
Selanjutnya: Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
Artikel Terkait
- Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta
- Wasit Sepak Bola dan Hakim Pengadilan
- Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
- KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir
- Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
- Kimia Farma Siapkan Produksi Obat TB, Dukung Target Eliminasi 2030
- Usai Berdebat di DPR, Purbaya Tegaskan Penempatan Dana SAL Sah Secara Aturan
- Jangan Simpan Motor Listrik di Tempat Panas dan Lembab, Ini Alasannya
