Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan meningkatkan layanan 20 puskesmas di wilayahnya menjadi puskesmas rawat inap di tahun 2026. Salah satunya Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengatakan bahwa Puskesmas Mandrehe diprioritaskan karena lokasinya strategis dan melayani masyarakat.
"Secara letak dekat dengan masyarakat karena di sini ada 20 desa dengan 23.000 penduduk, jarak ke rumah sakit 60 Km," ujar Booby dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).
Menurut Bobby, di puskesmas tersebut nantinya akan dibangun ruang rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Lalu, fasilitas persalinan, peralatan kesehatan, dan juga tenaga medis akan ditambah.
"Jadi ini kita perbaiki fasilitasnya, salah satunya ini bisa menjadi rawat inap. Tadi hanya ada dua tempat tidur dan fasilitasnya minim sekali, jadi kita akan buat isinya ada 10 bed, bisa melakukan persalinan, dokter juga," ungkapnya.
Bobby mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan di sana, juga merupakan upaya Pemprov Sumut menguatkan layanan kesehatan. Apalagi, setelah Presiden Prabowo membangun rumah sakit di Nias Barat.
"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini, sangat bagus sekali. Kami dari Pemerintah Provinsi menafsirkan salah satu program presiden di bidang kesehatan, jadi kami dari provinsi coba membenahi Puskesmas-puskesmas biar enggak semua masyarakat ke rumah sakit karena salah satu kendalanya adalah aksesnya," katanya.
Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Sumut juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui program beasiswa dokter spesialis.
"Beasiswa dokter spesialis dari Pemerintah Provinsi di USU dan UGM, tahun kemarin ada 16 dan tahun ini ada lima lagi tes khusus dari Kepulauan Nias, jadi dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia)-nya coba kita tingkatkan, dari sisi fasilitas coba kita perbaiki," pungkasnya.
Sebelumnya: Pemuda Jaksel Ciptakan Sirine Pendeteksi, Resah Kebanjiran Bertahun-tahun
Selanjutnya: RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit
Artikel Terkait
- Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang
- Satgas PRR Dorong Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir Tapanuli Tengah
- 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
- Sambangi Anak Sayuti Melik, Wamensos Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
- RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit
- Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi
- Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim
- Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah
