Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
"Pasien dalam kondisi darurat," ucap Andreas.
Evakuasi darurat dilakukan menggunakan speedboat Padar Heritage Conservation (PHC).
Humas PHC, Yoanna Daely mengatakan, setelah mendapat pesan permintaan bantuan evakuasi, mereka langsung bergerak mempersiapkan armada dan seluruh aspek operasional dan keselamatan.
"Setelah kami mengonfirmasi kondisi pasien kepada dokter yang bertugas, tim segera mempersiapkan armada untuk melakukan evakuasi medis," ujar Yoanna.
Pasien diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo sekira pukul 17.05 Wita menggunakan kapal Searider PHC. Setibanya di Labuan Bajo pada pukul 18.15 Wita.
"Pasien langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutur dia.
Ia menuturkan, PHC berkomitmen mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan darurat.
Sebelumnya: Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
Selanjutnya: Lari Bareng Pramono, Menkop Ajak Gen Z Kenal Koperasi Lewat GenCoopRun
Artikel Terkait
- Sanksi untuk 6 Mahasiswa Unesa yang Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap 26 Orang
- Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
- Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Raih Juara Bungkam Kim/Seo
- Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
- PPP Dorong Keterwakilan Perempuan 30% Lebih di Legislatif pada Pemilu 2029
- Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
- Pemkot Depok Akan Revitalisasi Angkot Tak Layak, Awasi yang Lintas Wilayah
- Tarik Turis Asing, Wisata Wellness Jadi Prioritas Pariwisata Indonesia
