Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya

Gatot Tri Wahyu Widodo , pria yang jenazahnya terkubur di pekarangan rumahnya di Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ternyata dibunuh oleh orang dekat. Pelakunya anak angkat, seorang perempuan berinisial DM , bersama laki-laki yang merupakan pacarnya.
Dilansir detikJatim, Jumat , Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, mengatakan kedua terduga pelaku ditangkap di Sidoarjo kurang dari 10 jam setelah pihaknya menerima laporan tentang dugaan pembunuhan Gatot.
"Iya . Diamankan di Sidoarjo," jawab Sukaca saat dimintai konfirmasi detikJatim.
Pihak kepolisian belum membeberkan identitas terduga pelaku pembunuhan ini. Namun, berdasarkan informasi yang telah dihimpun detikJatim, anak angkat korban merupakan seorang perempuan berinisial DM . Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, mengungkap anak angkat korban itu diduga mengajak pacarnya merencanakan pembunuhan terhadap Gatot. Motifnya adalah sakit hati karena korban kerap berlaku kasar kepada pelaku.
"Motifnya sakit hati. Korban agak kasar ke pelaku. Terus pelaku ngajak pacarnya," ungkap Suria.
Baca berita selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Heboh Emak-emak di Sampang Madura Tagih Utang ke Jenazah Sebelum Dikubur"
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
Selanjutnya: Kronologi 2 Anggota DPRD Riau Cekcok hingga Berujung Baku Hantam Massa Simpatisan
Artikel Terkait
- Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol
- Menkum Pastikan Kenaikan Tarif Lepas Kewarganegaraan untuk Perbaikan Layanan
- Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan
- Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
- Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
- Promo Tiket Pesawat ke Luar Negeri, Jakarta-Hong Kong PP Rp 4,3 Jutaan
- RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
- Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
